Kemasan PET: Kelemahan Tersembunyi & Alternatifnya

Kelemahan kemasan PET dan alternatifnya

Table of Contents

Sobat Avani, mayoritas setiap bisnis FnB masih menggunakan kemasan PET sebagai pilihan utamanya. Alasannya karena harga yang murah dan mudah didapat. Namun, di balik kepraktisannya itu, para business owner jarang ada yang menyadari kalau kemasan ini memiliki risiko tersembunyi.

Apa saja risiko tersembunyinya? Mari kita bahas secara lengkap, mulai dari pengertian kemasan PET hingga alternatif yang lebih ramah lingkungan dari Avanieco.

Pengertian dan Karakteristik Kemasan PET

Apa pengertian dari kemasan PET?

Sobat Avani, PET adalah singkatan dari Polyethylene Terephthalate. Bahan ini merupakan jenis plastik yang paling umum pengusaha gunakan untuk kemasan makanan dan minuman. Kamu bisa mengidentifikasi kemasan PET dengan melihat bagian bawahnya. Di sana biasanya terdapat simbol segitiga dengan kode daur ulang angka 1.

Karakteristik Utama Kemasan PET

  • Transparan: memungkinkan konsumen melihat produk dengan jelas.
  • Ringan: memudahkan proses distribusi dan pengiriman.
  • Kuat: tahan terhadap benturan dan tekanan ringan.
  • Tahan kelembapan: cocok untuk kemasan cairan seperti minuman.

Karena karakteristik tersebut, banyak orang menggunakan plastik jenis ini sebagai wadah minuman, makanan, hingga cup minuman.

Kelebihan Kemasan PET untuk Kebutuhan Bisnis

Keuntungan berbisnis dengan kemasan PET

Sobat Avani, sebelum membahas kekurangannya, kamu perlu memahami mengapa kemasan PET cukup populer di industri FnB.

  • Harga terjangkau: biaya produksi PET relatif murah dan mudah didapat di pasaran.
  • Hemat biaya distribusi: bobotnya yang ringan menekan biaya pengiriman produk.
  • Tampilan menarik: sifatnya yang transparan membuat konsumen dapat melihat produk dengan jelas.
  • Fleksibel bentuk: pengusaha dapat mencetak PET menjadi botol, cup, maupun tray sesuai kebutuhan.

Kekurangan Kemasan PET yang Perlu Diketahui Business Owner

Pengusaha yang menyesal memilih material

Sobat Avani, meskipun praktis dan murah, plastik ini menyimpan beberapa kekurangan. Berikut ini merupakan kekurangan yang bisa menjadi bahan pertimbanganmu:

  • Sulit terurai: plastik ini membutuhkan ratusan tahun untuk terurai secara alami di lingkungan.
  • Tingkat daur ulang rendah: sebagian besar kemasan PET di Indonesia berakhir menjadi sampah yang menumpuk.
  • Risiko kesehatan: PET berpotensi melepas mikroplastik saat terpapar panas berlebih.
  • Dampak pada citra bisnis: konsumen dan investor kini menilai brand dari komitmennya terhadap lingkungan dan keberlanjutan.
  • Risiko regulasi: larangan plastik sekali pakai terus meluas di berbagai kota.

Memang, plastik ini murah di awal. Namun, biaya tersembunyinya bisa muncul dalam jangka panjang.

Mengapa Banyak Bisnis Mulai Beralih dari Kemasan PET?

Alasan kenapa mulai banyak pengusaha yang menggunakan produk ramah lingkungan

Sobat Avani, pergeseran ini bukan sekedar tren. Setidaknya ada beberapa alasan kuat yang mendasari keputusan banyak business owner.

  • Tuntutan konsumen: pembeli kini lebih selektif memilih brand yang bertanggung jawab.
  • Nilai jual brand: kemasan berkelanjutan bisa menjadi pembeda dari kompetitor.
  • Antisipasi regulasi: beralih lebih awal mengurangi risiko di masa depan.
  • Loyalitas konsumen: komitmen lingkungan dapat membangun hubungan jangka panjang dengan pelanggan.
  • Mendatangkan Investor: keberlanjutan dan andil dalam menjaga lingkungan menjadi daya tarik tersendiri bagi mereka.

Kemasan PET vs PLA: Perbandingan yang Perlu Dipahami Business Owner

Sobat Avani, sebagai gambaran, berikut perbandingan singkat antara kemasan PET dan PLA. Dengan begitu, kamu bisa menentukan pilihan yang paling sesuai.

Aspek Kemasan PET Kemasan PLA
Bahan Baku Berbasis minyak bumi (fosil) Berbasis nabati (jagung, tebu)
Waktu Terurai Ratusan tahun Beberapa bulan (industrial composting)
Sifat Dapat didaur ulang (recyclable) Dapat diubah menjadi kompos (compostable)
Ketahanan Panas Dapat melepas senyawa kimia dan mikroplastik pada suhu tinggi Food-grade, lebih aman untuk sekali pakai
Kesan ke Konsumen Dianggap kurang ramah lingkungan Membangun citra bisnis berkelanjutan
Cocok untuk Minuman dingin, retail jangka panjang Makanan/minuman F&B sekali pakai

Pilihan Produk PLA dari AVANI untuk Bisnis F&B

Kemasan PLA yang berasal dari sari pati jagung dari Avanieco

Sobat Avani, setelah mengetahui perbandingannya, kini saatnya kamu mengenal produk-produk PLA dari Avanieco beserta kelebihannya. Berikut produk-produknya:

PLA Bowl

PLA Bowl merupakan mangkuk makanan dari Avani yang berasal dari cornstarch (sari pati jagung). Dengan ukuran 24 Oz, mangkuk ini memiliki diameter 144 mm pada bagian atas dan 111 mm pada bagian bawah. Tingginya sendiri mencapai 67,5 mm Selain itu, kamu juga akan mendapatkan tutup bowlnya dengan dimensi diameter 144 mm x 10 mm.

PLA Bowl cocok untuk kemasan makanan berkuah, salad, hingga makanan hangat. Bahan ini bersifat food-grade dan aman untuk kontak langsung dengan makanan. Tampilannya bening, menyerupai plastik konvensional. Meski begitu, bahan ini tidak mengorbankan nilai keberlanjutan bisnismu.

PLA Cup

PLA Cup adalah gelas dari Avani yang terbuat dari cornstarch (sari pati jagung). Avani menyediakan dua ukuran untuk cup ini, 12 Oz dan 16 Oz. Setiap ukuran menyediakan dua pilihan tutup, yaitu bentuk datar dan bentuk kubah. 

Dimensi cup ukuran 12 Oz dan 16 Oz sama-sama ber diameter 95 mm pada bagian atas dan 55 mm pada bagian bawah. Namun, keduanya berbeda dari segi tinggi. Cup berukuran 12 Oz memiliki tinggi 90 mm, sedangkan untuk ukuran 16 Oz memiliki tinggi 125 mm.

PLA Cup merupakan solusi kemasan minuman sebagai alternatif cup plastik, yang bisa menyajikan minuman dingin maupun panas. Selain itu, bahan ini bersifat compostable dan ramah lingkungan. Produk ini bisa langsung menggantikan cup plastik PET pada bisnis minuman kekinian tanpa harus mengubah proses operasional. 

Alat Makan PLA

Alat makan PLA adalah peralatan makan Avani yang terbuat dari cornstarch (sari pati jagung). Avani menyediakan tiga jenis alat makan, yaitu sendok, garpu, dan pisau makan. Dimensi dari alat makan ini sama-sama memiliki panjang 164 mm dan tebal 3 mm.

Mengapa Harus PLA dari Avanieco?

FDA (Food and Drug Administration) telah menguji semua produk PLA dari Avani dan menyatakannya aman untuk kesehatan manusia. Selain itu, dari segi tampilan dan sensasi saat digunakan, produk ini terasa sama seperti barang berbahan plastik konvensional. Terlebih lagi, material dari sari pati jagung membuat PLA mudah terurai sekaligus mendukung keberlanjutan bisnismu.

Kesimpulan

Sobat Avani, kesimpulannya kemasan PET memang praktis dan terjangkau. Namun, di baliknya tersimpan risiko lingkungan dan bisnis yang tidak boleh kamu abaikan. Kamu dan bisnismu juga bisa ikut membantu menjaga lingkungan dengan cara mengurangi penggunaan produk berbahan plastik.

Sebagai alternatifnya, kamu bisa menggunakan produk berbahan PLA dari Avanieco untuk menjalankan sistem keberlanjutan. Dengan demikian, kamu bisa mendapatkan lebih banyak pelanggan dan bahkan investor yang peduli dengan keberlanjutan lingkungan. Jadi tunggu apalagi Sobat Avani? Ayo beralih gunakan kemasan PLA dari Avanieco sekarang juga!

Picture of Maulana Malik
Maulana Malik

Share

WhatsApp